Bandarlampung – Kondisi Jalan H. Komarudin di Kelurahan Rajabasa Raya, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung dikeluhkan warga akibat mengalami kerusakan parah. Jalan yang diduga rusak setelah dilakukan pembongkaran untuk proyek saluran air milik PDAM Rajabasa itu hingga kini belum diperbaiki secara maksimal.
Pantauan di lokasi pada Rabu (19/5/2026), ruas jalan terlihat berlubang, bergelombang, dan dipenuhi genangan air keruh. Bekas galian tampak hanya ditimbun seadanya tanpa pengerasan kembali menggunakan aspal maupun beton, sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Kondisi tersebut memicu kekesalan warga. Demi menghindari kecelakaan, masyarakat sekitar terpaksa memasang kayu penanda hingga menanam batang pohon di tengah jalan sebagai tanda peringatan bagi pengendara agar tidak terperosok ke lubang.
Martin (35), warga yang setiap hari melintasi jalan tersebut, mengaku kecewa lantaran kerusakan sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan yang layak.
“Seharusnya setelah dibongkar dan pekerjaan selesai, jalan diperbaiki kembali dengan baik, jangan dibiarkan rusak terus seperti ini. Karena terlalu lama dibiarkan, warga akhirnya kesal dan memasang kayu sampai menanam pohon supaya pengendara tidak celaka. Belum lagi sering terjadi kemacetan, terutama saat jam sibuk,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Apriyanto (38), warga sekitar yang meminta Pemerintah Kota Bandar Lampung segera turun tangan dan menegur pihak terkait agar bertanggung jawab atas kerusakan jalan tersebut.
“Kami sangat kecewa. Jalan dibongkar untuk pemasangan saluran milik PDAM, tetapi setelah selesai justru dibiarkan rusak seperti ini. Kami berharap Ibu Walikota Eva Dwiana segera menegur pihak PDAM Rajabasa agar segera memperbaiki jalan seperti semula. Ini demi keselamatan warga yang melintas,” tegas Apriyanto. (*)
