Tiga Tahun PTM Merdeka, Semangat Tenis Meja Bandar Lampung Terus Menggeliat

BANDAR LAMPUNG — Bunyi pantulan bola yang beradu dengan bet terdengar silih berganti di Hall Indoor Tenis Meja PTM Merdeka, Langkapura, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026). Suasana kompetisi terasa begitu hidup. Para pemain datang bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga membawa semangat persaudaraan yang menjadi bagian penting dari olahraga tenis meja.

Momentum itu hadir dalam perayaan Milad ke-3 PTM Merdeka Langkapura Bandar Lampung, yang tahun ini dikemas melalui open tournament tenis meja antar-PTM se-Kota Bandar Lampung.

Sebanyak 12 Persatuan Tenis Meja (PTM) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Persatuan Tenis Meja (FKPTM) Bandar Lampung ikut ambil bagian. Kompetisi tersebut sekaligus menjadi ruang bertemunya para pemain dari berbagai PTM untuk menguji kemampuan sekaligus mempererat hubungan.

Ketua FKPTM Bandar Lampung, Hendi Irawan, hadir dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Ketua Dewan Pembina, Hi. Tbg. A. Rif’at, ST, MT, serta sejumlah ketua PTM yang diundang.

Dalam sambutannya saat pembukaan, Hendi menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar PTM Merdeka yang telah menggelar turnamen dalam rangka memperingati hari jadinya yang ketiga.

“Atas nama FK-PTM Bandar Lampung, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Hi. Fauzan Sya’ie dan seluruh keluarga besar PTM Merdeka, atas undangan dan penyelenggaraan open tournament tenis meja yang sangat meriah,” ujar Hendi.

Bagi Hendi, turnamen seperti ini memiliki arti lebih dari sekadar pertandingan. Di balik persaingan di atas meja, terdapat kesempatan untuk membangun komunikasi, meningkatkan kemampuan, dan memperkuat silaturahmi antar-PTM.

Ia menilai keberadaan turnamen secara rutin menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong peningkatan prestasi tenis meja di Kota Bandar Lampung.

Saat ini, FKPTM Bandar Lampung telah menaungi 26 PTM yang tersebar di Kota Bandar Lampung. Organisasi tersebut juga telah memiliki legalitas formal dan berbadan hukum serta terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM sebagai perkumpulan olahraga tenis meja.

Kompetisi yang Tak Berhenti di Satu Turnamen

Semangat mengembangkan tenis meja tidak berhenti pada perayaan Milad PTM Merdeka. FKPTM Bandar Lampung juga telah menyusun agenda kompetisi secara berkala.

Sekretaris FKPTM Bandar Lampung, Joko Pratiknyo, mengatakan pihaknya secara rutin menggelar open tournament setiap dua bulan sekali.

Saat ini, rangkaian kompetisi telah memasuki series ketiga. Setelah turnamen di PTM Merdeka, agenda berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 dengan tuan rumah PTM PSMI.

Turnamen tersebut direncanakan digelar di Hall Indoor Tenis Meja Kompleks Stadion Pahoman.

Sementara itu, series keempat dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026 dengan PTM Ganesha Panjang sebagai tuan rumah.

“Semoga ke depan kegiatan dan prestasi tenis meja di Bandar Lampung semakin berkembang dan semakin maju,” kata Joko.

Rangkaian turnamen yang digelar secara berkesinambungan itu menjadi gambaran bahwa tenis meja di Bandar Lampung terus bergerak. Ada pemain yang datang untuk mengejar prestasi, ada pula yang hadir untuk menambah pengalaman. Namun, semuanya bertemu dalam satu semangat yang sama: menjadikan tenis meja bukan sekadar olahraga, melainkan wadah untuk membangun persaudaraan.

Pada open tournament dalam rangka Milad ke-3 PTM Merdeka tersebut, para pemain yang berhasil menjadi pemenang mendapatkan apresiasi berupa uang tunai, trofi, dan sertifikat.

Tiga tahun perjalanan PTM Merdeka pun menjadi bagian dari perjalanan panjang tenis meja Bandar Lampung. Dari sebuah perayaan ulang tahun, turnamen ini kembali mengingatkan bahwa olahraga akan tumbuh ketika kompetisi berjalan beriringan dengan silaturahmi.

Dan di balik setiap pukulan bola yang melintasi net, selalu ada satu harapan yang sama: lahirnya prestasi baru dan semakin kuatnya persaudaraan para pencinta tenis meja di Kota Tapis Berseri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *